Rabu, 10 November 2010

I B U


Kesaksian 2

 DIABETES


TUBUH TAMBAH TINGGI

 

USIA 90 TAHUN MASIH BUGAR

 

Kesaksian 1

TUBUH JADI LANGSING

Lulu Kanywati, 34 tahun
Menteng Atas, Jakarta Selatan

     Dulu saya mempunyai berat badan sampai 70 kg. Badan yang besar ini membuat saya kurang percaya diri dan stress. Kemudian saya fitnes selama 2 bulan. Saya juga mencoba minum the pelangsing (slimming tea). Badan saya memang berhasil kurus, tetapi efeknya kepala saya pusing dan keseimbangan terganggu.

     Kemudian saya mencoba produk Tianshi yang bernama CHITOSAN. Produk ini ternyata mampu menahan nafsu makan. Ternyata Chitosan juga mampu mengobati sakit maag saya. Mungkin akibat saya terlalu banyak minum kopi untuk menguruskan badan. Saya juga mengkonsumsi KALSIUM dan DOUBLE CELLULOSE untuk meningkatkan kondisi tubuh dan mengempiskan perut.

     Awalnya saya mengkonsumsi Chitosan 3 kapsul setiap sebelum makan pagi selama 2 bulan. Double Cellulose setiap sebelum makan selama 2 bulan. Setelah berhasil menurunkan berat badan, saya hanya minum produk tersebut 3 atau 4 hari sekali setiap sebelum makan untuk menjaga kestabilan badan.

Diambil dari :
http://tianshi.an.web.id/2009/11/obat-kegemukan-ala-tianshi.html

DIABETES MELITUS

Nama       :    Pande Nyoman Dwija
Umur        :   62 tahun
Alamat      :   Jl. Suli 2 No.17 Denpasar
Dulu tahun 1962 mulai bekerja di pabrik gula, PTP 24, 25 PG Semboro, tanggul, Jember- Sampai pensiun 1 Oktober 1994. Karena kerja dipabrik gula menuntut waktu kerja yang padat maka pak Pande mendapat giliran kerja dibagi 3 shif, karena menuntut stamina yang tinggi maka pak Pande banyak makan dan sering minum gula chin (tebu cair dan dikeraskan dengan proses kimia). Merasakan gejala diabetes pada awal oktober 1988, yaitu sering lelah, ngantuk, kencing terus pada malam hari, nafsu makan besar, berat badan menurun.

Dan di tahun yang sama pak Pande periksa ke dokter dan dokter bilang terkena penyakit diabetes II, dan pernah sampai 400 MO%, dan untuk mengatasi tingginya glukosa, pak Pande minum obat dokter dan obat  tradisional  seperti daun pace, biji lamtoro, dan diet yang tinggi dan teratur, dan selalu diatas 200 MG % (puasa) makan (300 MG %). Pada akhir tahun 2001, tepatnya bulan Desember, anak pak Pande ikut Tianshi, dan memberikan Call II kepada pak Pande dan dalam waktu 18 hari dengan cara konsumsi 1 bungkus dibagi 2, dan pak Pande check ke dokter, dan hasil lab terakhir menunjukkan kadar glukosa menurun dan stabil 110 (puasa) – 120 (makan)

Diambil dari : 
http://jutawantianshi.com/index.php?pa=testimonies&ref=49
DIABETES MELITUS

Posted on 24 Januari 2010
Nama : dr. M. ARIAJI
Pekerjaan : Dokter, Ahli Akupunkur, Ahli Kecantikan dan Perawatan Kulit
Alamat : Jl. Sriwijaya Raya, Karawang
Seorang ibu berusia sekitar 50 tahun. Ia tetangga pasien saya.
Pasien tersebut tahu kalau saya juga mempelajari pengobatan tradisional. Dia meminta saya melihat ibu tersebut. Ternyata ibu itu menderita diabetes hingga menimbulkan borok besar di kaki kanan. Lukanya parah sekali sampai kelihatan urat-uratnya, dan bengkak di bagian paha. Rupanya ia baru pulang dari rumah sakit, dokter memutuskan kakinya harus dipotong (amputasi).
Waktu itu saya terangkan kepada pasien, bahwa terapi dengan produk Tianshi diperkirakan reaksinya tidak cepat. Produk tersebut harus dikonsumsi secara rutin dalam waktu yang agak lama. Paling tidak membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Namun, Insya Allah ini lebih menolong daripada diamputasi.
Akhirnya, karena kendala biaya, pasien itu hanya membeli 1 box Hyperglicemia High Calcium Powder (Kalsium 2), 1 botol Chitin Chitosan Capsules, dan setengah botol Grape Extract Capsules ( Vigor).
Bubuk Chitin Chitosan ditaburkan ke luka setelah dibersihkan oleh perawat. Alhamdulillah, 2 minggu kemudian, saya mendapat kabar, bengkaknya di paha hilang. Jaringan kulit pada lukanya mulai tumbuh. Kulit mulai memerah, dan kulit di sekitar luka mulai terbentuk. Sampai akhirnya kaki ibu tersebut tidak jadi diamputasi.
Saya tidak habis pikir, karena diperkirakan prosesnya sekitar 3 bulan. Ternyata, hanya dalam waktu 2 minggu sudah ada perubahan.

Diambil dari :
http://hidupsehatlah.wordpress.com/2010/01/24/kesaksian-penyakit-diabetes/

KANKER PAYUDARA

Suatu kali dr. David kedatangan seorang pasien menderita kanker payudara
stadium tiga plus. Yang dating suami dan anaknya. Mereka memberi tahu, kalau
pasiennya yang menderita kanker payudara ada di mobil dan tidak kuat jalan.
Akhirnya dr.David mendatangi mobil. Ternyata, lukanya sangat parah.
Payudaranya merah bengka. Saat itu dr.David menganjurkan minum kalsium,
Chitosan, dan Cordyceps. Ia juga menyarankan memakai Vigor, tapi pasien
menolak karena terlalu banyak produk. Waktu itu saya beri dosis penuh karena
stadiumnya sudah lanjut. Setelah sekitar satu bulan benjolan mengempis dan
tidak bengkak lagi. Sempat keluar cairan seperti nanah dari putting,
seolah-olah benjolan itu meleleh.Si Pasien sempat takut, tetapi dr.David
menjelaskan bahwa proses penyembuhan. Lalu karena ada luban, ia pun memberi
Chitosan ditaburkan dilukanya. Kalsium satu bungkus sehari, Cordyceps tiga
kali empat, dan Chitosan tiga kali empat. Ini toh bukan obat berbahaya. Bukan
sitostatika, yang tidak hanya mengakibatkan sel kanker mati, tapi sel tubuh
yang lain ikut mati katanya.

Kerja Chitosan menghancurkan sel kanker sangat menarik. Sel kanker adalah sel
abnormal yang memiliki struktur membrane sel yang mengandung lebih banyak
kolestrol. Sementara Chitosan adalah nutrisi food supplement produk Tianshi
yang mampu mengikat kolestrol. Maka Chitosan pun mampu mengikat sel kanker,
karena zat aktif di dalam produk ini menganggap sel kanker itu tergolong
kolestrol. Jadi Chitosan akan mengikat sel kanker, dan mampu mencegah
penyebaran kanker. Dosis Cordyceps 12 mg per hari atau 24 butir saya
memberinya setengah dari dosis maksimal. Jadi terapi yang saya lakukan ada
alasannya. Cordyceps tidak menghancurkan sel kanker secara langsung. Tetapi,
dia memacu perkembangan sel-sel pembunuh kanker (natural killer cell). Sel ini
diproduksi untuk membunuh kuman sel kanker dan tumor. masalahnya, natural
killer cell ini cukup atau tidak? Kalau ngak cukup, tubuh kita kalah dan kena
kanker. Cordyceps memacu pembuatan natural killer cell 40% lebih tinggi dari
orang normal. Sel-sel pertahanan tubuh diperbanyak, kemudian menyerang sel
kanker.

Diambil dari :
http://tianshi.an.web.id/2009/05/kesaksian-dr-david-rudy-wibowo.html

LUKA ROBEK SETELAH MELAHIRKAN

Dr. Jhon Rahsal Roma Evilian, Sp.OG. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Palembang, praktek di klinik dan rumah Bersalin Citama, Citayam Depok. Adalah seorang dokter kandungan yang berpraktek di Citayam. Selain obat-obatan umum, ia juga menggunakan nutrisi food supplement Tianshi sabagai salah satu nutrisi untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui.
Salah satu pengalaman Jhon yang cukup menarik adalah bagaimana dia mengatasi luka robek akibat melahirkan dengan Chitosan. Ceritanya ia kedatangan seorang pasien yang baru melahirkan. Lukanya terbuka dan ter-infeksi. Akhirnya Jhon memberikan lima kapsul Chitosan dan menyarankan agar produk itu ditaburkan di daerah luka. Sepuluh hari kemudian, lukanya sudah kering. Saya lihat sudah lengket kulitnya seperti didempul. Lukanya sendiri agak miring, katanya. Ia juga pernah menangani pasien dengan luka akibat operasi Caesar. Menurut pasien, ia baru dioperasi seminggu yang lalu. Jhon melihat, jahitan-nya memang kurang bagus.” Kalau bengkak, diberi antibiotik pun juga ngak sembuh. Karena itu, saya coba taburi pakai Chitosan. Kemudian, ditekan pakai plester,”katanya. Setelah tiga hari diperban, bekas luka Caesar itu dibuka. Bekas jahitannya sudah licin, tidak kelihatan dan kering.

Diambil dari :
http://tianshi.an.web.id/2009/06/kesaksian-seorang-dokter-ahli-kandungan.html

Manfaat Chitosan

CHITOSAN SUPLEMEN PELANGSING TUBUH
DAN
MENGATASI BERBAGAI PENYAKIT
POM SL 061 300 291

Chitosan berbahan ALami, Tanpa Efek Samping, Kualitas Tinggi serta telah Mendapatkan Sertifikat HALAL MUI, FDA, BPOM RI dll.

CHITOSAN
Berat / Isi : 0,17 gram x 100 Kapsul.
HARGA : Rp. 360.000 / Botol (sudah ongkir)

ISI KANDUNGAN :
Zat Butylosar yang memiliki keistimewaan :
Diekstrak dari zat kerak (Crust) binatang berkulit keras (Kepiting, Udang, Serangga) dan Jamur, hanya larut dalam Asam encer & dalam cairan tubuh manusia.
Zat yang murni alami dan tinggi sifat basanya, mengandung banyak molekul glukosa dan satu-satunya zat Selulosa yang dapat dimakan dan yang mengandung Positron.

KHASIAT CHITOSAN

  1. Mengatur Bakteri Dalam Saluran Usus Di Tubuh
Salah satu fungsi Butylosar yang terkandung dalam Chitosan adalah dapat mengurangi pH saluran usus, meningkatkan pengembang-biakan bakteri yang berguna, menghambat pengrusakan oleh bakteri pengrusak terhadap protein makanan yang belum dicerna dan diserap, sehingga secara nyata mengurangi produksi zat racun oleh amino dan fenol terhadap metil fenol, indole, dan sebagainya, agar dapat mengurangi penyerapan toksin (racun) jadi tubuh menyerap sari makanan yang berguna bukan menyerap racun. Juga mengharmoniskan organ-organ tubuh sehingga memusnahkan racun, mencegah cedera akibat radiasi (penyaring sinar ultraviolet).

  1. Menghambat Pertumbuhan Tumor.
Butylosar yang terkandung dalam Chitosan berkhasiat memperkuat kekebalan sel-sel tubuh, mengaktifkan daya hidup sel Limpa, menaikkan nilai pH cairan tubuh sehingga menciptakan lingkungan Basa, memperkuat daya serang tubuh terhadap sel kanker, meningkatkan fungsi pembunuh sel kanker. Dalam riset anti tumor, ditemukan bahwa Butylosar mempunyai daya penekan terhadap penyebaran sel tumor, sekaligus merangsang kemampuan kekebalan tubuh, mendorong tumbuhnya sel T Limphe dari pankreas. Bahaya kanker terletak pada kemungkinan peralihannya. Justru kemampuan Butylosar dalam menekan sifat peralihan ini sudah diakui oleh ilmuwan biologi berbagai negara melalui cara yang berbeda-beda, dan dalam pemakaiannya terhadap pasien juga memperlihatkan keberhasilan tinggi. Butylosar juga mempunyai kemampuan menempel pada molekul-molekul sel dipermukaan bagian dalam pembuluh darah. Dengan demikian mencegah sel tumor menempel pada sel permukaan bagian.

  1. Memperkuat Fungsi Hati
Butylosar yang terkandung dalam Chitosan dapat menekan penyerapan kolesterol oleh usus kecil sehingga menurunkan tingkat kekentalan kolesterol dalam darah, pada gilirannya mencegah penumpukan kolesterol jahat pada hati. Biasanya kalau sudah terasa tidak enak pada bagian hati, saat itu hati sudah mengalami kerusakan parah. Butylosar dapat berperan dalam menekan meningkatnya kandungan kolesterol dalam darah, mencegah penumpukan lemak hati.dalam pembuluh darah, berarti mencegah perembesan jaringan kanker ke daerah sekitar.

  1. Mencegah Penyakit Kencing Manis
Faktor utama yang memicu terjadinya penyakit kencing manis adalah kurangnya jumlah sekresi absolut maupun sekresi relatif insulin dari pankreas sehingga menimbulkan kekacauan. Ketika tubuh dalam kondisi Basa, maka meningkat pula laju pemanfaatan insulin. Keadaan ini sekaligus akan mengatur kondisi keasaman cairan tubuh yang ditimbulkan oleh produksi asam organik berlebih karena terurainya lemak di dalam tubuh.
Butylosar berdaya rekat tinggi, sehingga jumlahnya akan memadai di dalam saluran usus. Keadaan ini dapat mengurangi penyerapan usus terhadap glukosa yang ada di dalam makanan, jadi mengurangi atau menunda terjadinya nilai puncak glukosa darah, sehingga tercapai efek pencegahan penyakit kencing manis.

  1. Menurunkan Lemak Darah dan Tekanan Darah
Butylosar yang terkandung dalam Chitosan dapat menghambat penyerapan zat lemak, dapat menyerap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh, meningkatkan perubahan kolesterol, mencegah dan memperbaiki penyakit pembuluh darah otak dan jantung. Butylosar membawa muatan listrik positif, dapat menyatu dengan zat asam empedu yang membawa muatan listrik negatif, sehingga menghambat penyerapan kolesterol. (Karena zat lemak yang masuk bersama makanan harus dicerna dan diserap dengan bantuan zat asam empedu yang disekresi liver). Setelah zat asam empedu yang disekresi liver membantu pencernaan zat lemak, sebagian besar diserap ulang dan disekresi ulang ke dalam rongga usus. Setelah Butylosar dan zat asam empedu menyatu maka dapat menghalangi penyerapan zat asam empedu, sehingga kolesterol dalam darah dengan jumlah yang besar setelah masuk ke dalam liver diubah menjadi zat asam empedu untuk mencapai tujuan mengurangi kolesterol dalam darah.
Selain bisa menurunkan lemak darah, Butylosar juga dapat mengurangi penyerapan tubuh terhadap ion-ion khlor, di bawah pengaruh asam lambung akan terjadi muatan positif dari gen-gen ion positif yang bergabung dengan ion-ion khlor, mengurangi kekentalan ion khlor di dalam gula darah, meningkatkan fungsi pembesaran pembuluh darah, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah. dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh hipertensi.

Aturan Pakai :
5 menit sebelum makan dengan air hangat
2 x 2 kapsul/hari atau 2 x 3 kapsul/hari

Perhatian :
  • Dilarang keras untuk anak-anak di bawah umur 12 tahun juga IBU HAMIL dan menyusui !!!
  • Bila diminum bersama produk/obat yang lain, beri jarak waktu 1 jam, karena sifatnya Chitosan yang mengikat.
  • Jangan minum Chitosan bila mempunyai alergi terhadap udang dan kerang, sembuhkan dulu alerginya.

Sejarah Chitosan

Chitosan adalah serat yang dihasilkan dari deasetilasi chitin, senyawa yang banyak diperoleh di kerangka luar (eksoskeleton) hewan Crustacea seperti udang, kerang, dan kepiting. kerak (crust) pertama-tama dieksrak dari binatang berkulit keras oleh ilmuwan Perancis Ojier pada tahun 1823 kemudian dicuci dengan larutan alkali encer untuk menghilangkan proteinnya, kemudian dengan hydrochloric acid encer untuk menghilangkan kerak dari kapurnya untuk memperoleh butylosar. Unsur butylosar inilah yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Butylosar ini hanya larut dalam asam encer dan dalam cairan tubuh manusia, sehingga bisa diserap tubuh. Kerak yang telah dilepaskan acetyl-nya merupakan zat yang murni alami, tinggi sifat basanya, mengandung banyak molekul glukose. Zat ini merupakan satu-satunya zat cellulose yang dapat dimakan dan yang mengandung muatan positif (Positron).

Penelitian Peniston & Johnson tahun 1980 mengemukakan pada waktu itu, chitosan sudah digunakan sebagai agen flokulasi untuk air dan penanganan limbah, pengkelat logam berat pada filtrasi larutan, dan pelapis serat kaca. Chitosan juga dimanfaatkan sebagai pancing ikan dan benang bedah ramah lingkungan, es krim rendah lemak, dan prostesis serta implan biodegradable. Di bidang farmasi, chitosan juga dapat digunakan dalam mikroenkapsulasi liposom, misalnya untuk insulin oral, agar absorbsinya lebih baik dalam tubuh penderita diabetes.

Dikenalnya chitosan secara umum lebih karena publikasi chitosan sebagai suplemen penurun berat badan oleh Arnold Fox dan Brenda Adderly tahun 1997. Deuchi dkk. berhasil mengungkapkan absorbsi mineral dan elemen penting lain seiring dengan absorbsi lemak oleh chitosan. Penelitian lain oleh Muhannad Jumaaa dkk. tahun 2002 berhasil membuktikan kemampuan pengawetan chitosan untuk emulsi lemak yang dapat diaplikasikan dalam formulasi sediaan farmasi.

Biaya Bila Sakit

Akibat Sakit